Perjuangan Kita

Serikat FSPIM-KPBI Lakukan Kegiatan “Membangun Tuntutan Dan Program Strategis FSPIM” Sebagai Langkah Mencapai Kesejahteraan Buruh

MOROWALI — Dalam upaya memperkuat konsolidasi gerakan dan merumuskan arah perjuangan kolektif, Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) yang bernaung di bawah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) resmi menggelar kegiatan pendidikan peningkatan pengetahuan buruh. Mengusung tajuk “Membangun Tuntutan Dan Program Strategis FSPIM”, agenda krusial ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 21 hingga […]

Serikat FSPIM-KPBI Lakukan Kegiatan “Membangun Tuntutan Dan Program Strategis FSPIM” Sebagai Langkah Mencapai Kesejahteraan Buruh

MOROWALI — Dalam upaya memperkuat konsolidasi gerakan dan merumuskan arah perjuangan kolektif, Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) yang bernaung di bawah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) resmi menggelar kegiatan pendidikan peningkatan pengetahuan buruh. Mengusung tajuk “Membangun Tuntutan Dan Program Strategis FSPIM”, agenda krusial ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 21 hingga 22 Agustus 2026, bertempat di Kota Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Pelaksanaan kegiatan strategis ini menghadirkan perwakilan buruh dari berbagai lini sektor industri strategis. Tercatat, total 57 peserta yang hadir terdiri atas 36 pengurus dari Pengurus Unit Kerja (PUK), 2 Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta 1 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Mayoritas perwakilan PUK tersebut berasal dari kawasan industri, Kawasan PT. IMIP dan PT. IWIP, ditambah dengan sejumlah PUK dari sektor pertambangan yang tergabung dalam struktur organisasi FSPIM-KPBI.

Dalam sesi pembukaan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPIM, Komang Jordi Segara, menyampaikan pidato kunci yang menekankan pentingnya penguatan kesadaran ideologis bagi seluruh elemen organisasi. Ia menegaskan bahwa ideologisasi harus dijadikan sebagai pijakan dasar yang kokoh, agar kesadaran kritis serta keberpihakan mutlak FSPIM terhadap kelas pekerja senantiasa terwujud dalam setiap lini perjuangan.

Lebih lanjut, Komang Jordi menambahkan bahwa momentum ini dirancang secara khusus sebagai ajang konsolidasi nasional bagi seluruh basis massa FSPIM. Agenda ini tidak hanya berfungsi untuk memperkuat kapasitas intelektual kader, tetapi juga memperkokoh sikap politik organisasi dalam merespons dinamika serta tantangan ketenagakerjaan yang kian kompleks hari ini.

Kegiatan tingkat nasional ini turut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah. Dalam arahannya, tokoh perburuhan nasional yang akrab disapa Boing ini menegaskan garis haluan politik organisasi yang independen dan berpihak kepada rakyat. Ia menyatakan bahwa; KPBI akan memberikan dukungan penuh terhadap setiap kebijakan atau program pemerintah yang memberikan dampak positif dan menguntungkan bagi kaum pekerja. Sebaliknya, organisasi akan berdiri di barisan paling depan untuk menolak dan memperjuangkan kepentingan kelas pekerja apabila menemukan kebijakan yang merugikan hak-hak buruh.

Selain itu, Boing juga menguraikan secara komprehensif sikap strategis KPBI terhadap dinamika pemerintahan di bawah rezim Prabowo-Gibran. Ia menegaskan bahwa dalam perjalanannya ke depan, KPBI akan terus memantau, mengkritisi, dan mengawal berbagai agenda kebijakan pemerintah agar senantiasa berorientasi pada keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat secara luas.

Melalui penyelenggaraan pendidikan dan konsolidasi ini, FSPIM-KPBI optimis mampu melahirkan rumusan tuntutan yang aplikatif serta program strategis yang berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh buruh di Indonesia, khususnya di kawasan-kawasan industri strategis.

Get The Union Briefing

One clear organizing tactic, one bargaining insight, and one worker-rights resource every week.

Subscribe