Perjuangan Kita

Membangun Pilar Perjuangan: Serikat Buruh Sektor Jasa Keuangan Resmi Bersinergi

Sentul, 21 Agustus 2026 — Sebuah langkah monumental bagi kelas pekerja di Indonesia kembali tercatat. Hari ini, para pekerja dari sektor jasa keuangan berkumpul dalam sebuah sarasehan untuk merumuskan masa depan organisasi yang akan menjadi wadah perjuangan kolektif mereka. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan pentingnya persatuan telah menembus batas-batas […]

Membangun Pilar Perjuangan: Serikat Buruh Sektor Jasa Keuangan Resmi Bersinergi

Sentul, 21 Agustus 2026 — Sebuah langkah monumental bagi kelas pekerja di Indonesia kembali tercatat. Hari ini, para pekerja dari sektor jasa keuangan berkumpul dalam sebuah sarasehan untuk merumuskan masa depan organisasi yang akan menjadi wadah perjuangan kolektif mereka.

Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan pentingnya persatuan telah menembus batas-batas sektoral. Meski sering dianggap sebagai pekerja “kerah putih” yang berada di posisi aman, realita ekonomi menunjukkan bahwa pekerja sektor jasa keuangan memiliki kerentanan yang sama, terutama di tengah arus digitalisasi, otomasi, dan kebijakan efisiensi yang semakin masif.

Solidaritas Tanpa Batas

Dalam sambutan yang mewakili Ketua Umum KPBI Ilhamsyah, ditegaskan bahwa sektor jasa keuangan adalah organ vital dalam sistem ekonomi nasional. Tanpa peran pekerja di dalamnya, roda industri lainnya akan melambat. Oleh karena itu, pembentukan federasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat posisi tawar (bargaining position) dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di masa depan.

Bung Ilhamsyah, yang saat ini tengah mendampingi perjuangan basis di sektor pertambangan Morowali, menitipkan pesan penting: bahwa setiap perjuangan kelas pekerja selalu memiliki pijakan historis yang harus dirawat. Dari krisis pasca-Perang Dunia I hingga krisis moneter 1998, sektor jasa keuangan telah berkali-kali membuktikan betapa rentannya posisi pekerja saat kebijakan ekonomi berubah.

Tantangan Baru di Era Digital

Sarasehan ini membedah tantangan nyata yang kini dihadapi pekerja jasa keuangan:

Ancaman PHK: Efisiensi yang berkedok penilaian kinerja subjektif.

Disrupsi Teknologi: Otomasi, AI, dan sistem fintech yang perlahan menggerus posisi-posisi operasional konvensional.

Tanpa wadah persatuan yang solid dan memiliki kekuatan politik yang terarah, isu-isu spesifik ini akan sulit diakomodasi dalam regulasi ketenagakerjaan nasional.

Menuju Masa Depan yang Bermartabat

Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk merumuskan model pergerakan yang paling efektif—baik dalam bentuk federasi gabungan maupun model pengorganisasian lainnya yang mampu bersinergi dengan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).Semangat yang dibawa dalam pertemuan di Sentul ini adalah semangat keadilan, kesetaraan, dan kesejahteraan. Melalui alat perjuangan yang kokoh, masa depan kelas pekerja jasa keuangan diharapkan menjadi lebih adil dan bermartabat.

Mari kita terus kawal proses pembentukan federasi ini, karena persatuan adalah satu-satunya jalan untuk memenangkan perjuangan.

Get The Union Briefing

One clear organizing tactic, one bargaining insight, and one worker-rights resource every week.

Subscribe